IKASSAKA'08

rss

RecentPost

IKASSAKA'08

IKASSAKA'08 IKASSAKA'08 adalah suatu organisasi dari perkumpulan anak-anak alumni SMA N 1 Kalianda angkatan 2005.
Profil Lengkapnya
Hot News On The Fb IKASSAKA'08   »   Jaket Almameter - Lampirkan Biodata Sahabat - Segara lampirkan biodata sahabat ikassaka'08 agar dapat segera untuk di up date artikel biodatanya -

Oktober 28, 2010

Pray for INDONESIA


Pray For INDOSESIA

Pray for Indonesia, tundukkan kepala tengadahkan tangan pada illahi. Saat alam menyapa lewat sejuknya air namun terasa membara. Saat alam menyapa lewat hangatnya api namun terasa mengilukan.


Kemaren, tepatnya 27 Oktober 2010 tercatat beberapa bencana alam terjadi serentak di negara kita. Gempa di Mentawai, Merapi meletus, banjir di beberapa tempat, tanah longsor, belum lagi bulan lalu kita di tegur dengan bencana banjir bandang yang melanda saudara kita di Wasior.

Mari luangkan waktu sejenak, walau hanya beberapa detik, bersama-sama kita berdoa untuk negara kita tercinta Indonsia, secara serentak. Sejanak dan berhentilah dari segala aktivitas anda, sesuai dengan agama dan keyakinan kita masing-masing.

"Walau kita berbeda, tapi INDONESIA TETAP!!! Duka mereka adalah duka kita bersama."
PEDULI SESAMA & PEDULI ALAM SEMESTA

Pray for Indonesia. 27 Oktober, biarlah sekedar peringatan yang membuat kita sadar untuk perbaiki diri. Biarlah menjadi ujian yang dengan kebersamaan, kita semua mampu tegar menjalani.

Tundukkan kepala tengadahkan tangan;
#pray for Indonesia.

Read more...

Duka dan Doa untuk Indonesia

DUA bencana besar menimpa Indonesia secara berturut-turut. Pertama adalah gempa bumi berdampak tsunami yang menyapu habis Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kedua, letusan Gunung Merapi di Yogyakarta yang meminta korban jiwa yang juga tidak kalah besarnya.


Gempa bumi berdampak tsunami di Kepulauan Mentawai baru kita ketahui akibatnya sehari setelah bencana terjadi. Ketika gempa bumi pertama kali terjadi, pusat dan kekuatan gempa memang berhasil dideteksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMG). Bahkan kemudian peringatan terhadap kemungkinan datangnya tsunami segera disampaikan kepada masyarakat. Kita ikuti dari pemberitaan bagaimana penduduk di Padang sempat meninggalkan daerah pantai karena khawatir akan ancaman tsunami. Gempa dengan kekuatan 7,2 skala Richter memang tidak bisa dianggap kecil, karena goncangannya terasa sampai ke Singapura.

Namun BMG kemudian mengumumkan bahwa ancaman tsunami itu berakhir. Kekhawatiran tsunami tidak terjadi. Memang untuk wilayah Padang tidak ada gelombang tinggi yang menyapu habis daerah pantai. Kita baru tahu keesokan harinya ketika ada kabar dari Kepulauan Mentawai bahwa telah terjadi bencana tsunami. Gelombang laut yang mencapai ketinggian 12 meter dan masuk hingga 600 meter ke arah daratan menyapu semua yang kemudian dilewati. Sampai hari Rabu tercatat 128 orang meninggal dunia dan lebih dari 400 warga dinyatakan hilang.

Belum lagi hilang kepedihan kita atas bencana tsunami yang harus dialami saudara kita yang tinggal di Kepulauan Mentawai, kemarin sore kita dihadapkan pada kenyataan lain, yakni meletusnya Gunung Merapi. Aktivitas yang terus meningkat dari gunung tersebut, mencapai puncak ketika Gunung Merapi meletus untuk melepaskan energi yang disimpannya. Awan panas yang dilepaskan tanpa ampun merusak seluruh benda yang terlewati, termasuk sejumlah warga yang tidak mau meninggalkan kawasan berbahaya. Sampai hari Rabu tercatat 25 orang warga meninggal dunia karena terpaan awan panas. Ketika bencana alam terjadi, tantangan yang kita hadapi bagaimana mengurangi penderitaan masyarakat yang terkena korban. Kepada yang meninggal dunia, tentunya kita harus memakamkannya secara baik. Namun tantangan yang lebih berat adalah bagaimana menangani mereka yang selamat dari bencana.

Dengan harta benda yang habis karena bencana, maka kita harus memberikan modal bagi mereka untuk bisa bertahan hidup. Mereka bukan hanya membutuhkan naungan dan pakaian, tetapi mereka butuh modal untuk melanjutkan perjalanan hidup mereka.

Tanggung jawab untuk itu pertama-tama tentunya berada di tangan pemerintah. Pemerintah harus memastikan bahwa penderitaan masyarakat tidak berlanjut pascabencana. Bahkan pemerintah harus bisa membangunkan kembali harapan dari para korban yang selamat.

Pada tempatnya apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memercepat kunjungan kenegaraan dan segera kembali ke Tanah Air. Segala persoalan internasional menjadi kalah berarti ketika bencana besar terjadi di Tanah Air. Dua bencana besar yang terjadi hampir bersamaan membawa duka yang luar biasa kepada masyarakat. Presiden sepantasnya berada dekat dengan rakyatnya yang sedang menderita, agar harapannya kembali bangkit.

Gerakan dari pemerintah dan juga Presiden tentunya akan menarik masyarakat untuk turut menyingsingkan lengan baju membantu mereka yang sedang menderita. Masyarakat kita selama ini menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi, mereka langsung turun tangan untuk membantu ketika ada saudara mereka yang menderita. Bantuan masyarakat tidak harus dalam materi. Bantuan tenaga dan dukungan moral tidak kalah pentingnya untuk memulihkan kepercayaan diri para korban.

Gerakan "Pray for Indonesia" atau "Doa untuk Indonesia" misalnya, merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Duka yang kita alami sebagai bangsa sungguh luar biasa beratnya. Namun kita tidak mungkin hanya bisa larut dalam kedukaan, tetapi harus bangkit untuk melanjutkan hidup ini. Kita harus berusaha sambil berdoa bagi kehidupan yang lebih baik bagi bangsa ini.
Sumber, Metro Tv News

Read more...

Menghidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Setiap tanggal 28 Oktober selalu dirayakan sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Tanggal itu adalah saat ketika sejumlah para pemuda menyatukan komitmen untuk Indonesia melalui sebuah sumpah yang begitu terkenal. Apa isinya? Tidak jauh dan tidak bukan untuk melepas perbedaan mereka karena begitu banyak perbedaan di antara mereka, lalu kemudian menyatukan diri untuk dan demi Indonesia.

Sumpah Pemuda berisikan keinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Para pemuda memimpikan bahwa Indonesia adalah negara yang melintasi perbedaan. Negara yang mampu menjadikan diri sebagai bangsa dengan kekuatan persatuan yang kelak menaungi perbedaan demi perbedaan. Setelah sekian lama, pasca Indonesia merdeka, semangat menyatukan Indonesia masih relevan. Sekarang ini ada gejala perbedaan yang semakin menonjol terlihat. Di atas kertas memang Indonesia masih tetap tegak berdiri. Namun yang terlihat munculnya berbagai kepentingan yang saling menonjolkan identitas masing-masing.

Salah satu identitas yang sering menjadi sumber konflik adalah identitas politik. Pasca keterbukaan partisipasi politik, berbagai parpol didirikan. Sejalan dengan itu, parpol-parpol tersebut meramaikan konstelasi politik di Indonesia. Saling rebut kedudukan politik kemudian menjadi mengemuka. Berbagai pilkada yang terjadi memperlihatkan bagaimana kepentingan parpol lebih mendominasi dibandingkan dengan ke-Indonesia-annya. Karena kepentingan parpol, maka kepentingan masyarakat bisa diabaikan. Lihat saja bagaimana para elit politik menyandera berbagai proses pilkada. Mereka mengikuti pilkada tetapi dengan aksi saling serang secara politik. Ketika pilkada kemudian usai, mereka mencoba memainkan aksi hukum dengan melakukan gugatan. Setelah usai, dari dalam mereka mencoba menggoyang dengan berbagai persoalan politik. Apa jadinya Indonesia dengan kepentingan politik yang sangat dominan seperti sekarang ini? Elemen bangsa seluruhnya, seharusnya menjawabnya dengan baik. Cita-cita menyatukan Indonesia kelihatannya masih jauh dari terwujud. Semuanya karena elit politik sekarang lebih suka menonjolkan perbedaan daripada menyatukannya di dalam bingkai Indonesia. Perbedaan yang ada kini juga dieksploitasi habis-habisan. Di berbagai daerah, pasca otonomi daerah, kekuatan-kekuatan lokal diciptakan seolah dengan semangat lokal Indonesia yang lebih baik akan terwujud. Di beberapa daerah, hanya putra daerah yang diterima dalam jabatan-jabatan tertentu. Di beberapa daerah, isu mengenai warga lokal dan warga pendatang, juga menimbulkan konflik. Seperti yang barusan saja terjadi di Ketapang, Kalimantan Timur, konflik antara mereka yang berbeda telah menuai bencana kemanusiaan. Poso dan Maluku pernah menjadi wilayah konflik yang berdarah-darah seolah Indonesia tak pernah hadir di sana.

Mungkin perlu dilihat bahwa Indonesia bukan hanya sebatas lapangan rumah belaka. Indonesia adalah Sabang sampai Merauke. Indonesia adalah Merapi yang meletus, Mentawai yang terhempas tsunami, dan Jakarta yang dilanda banjir. Indonesia adalah pejabat yang berkuasa, dan warga masyarakat yang menjadi pengemis. Indonesia adalah daratan yang terbentar di dasar palung Sunda dan melayang tinggi di atas pegunungan Jayawijaya. Indonesia adalah semua kehidupan yang mungkin ada di negeri ini. Semangat untuk melihat semuanya itu, harus dibangun kembali. Kegeraman atas keterpecahan harus dibangkitkan. Indonesia sedang dirundung oleh berbagai masalah. Tanpa ada penyatuan semangat dan komitmen, masalah hanya akan menjadi perhatian sesaat.

Kita mengharapkan semangat Sumpah Pemuda bisa datang lagi. Semangat para pemuda adalah inspirasi kepada negeri dan bangsa ini bahwa masa depan bangsa benar-benar dipertaruhkan oleh keinginan untuk mengabaikan perbedaan. (***)
sumber Sinar Indonesia baru

Read more...

Oktober 15, 2010

Cerita, "Kapak, Gergaji, Palu dan Api"

Alkisah suatau ketika kapak, gergaji, palu dan nyala api sedang melakukan perjalanan bersama2. Disuatu tempat perjalanan mereka terhenti karena terdapat sepotong besi baja yang tergeletak menghalangi jalan. Mereka berusaha menyingkirkan baja tersebut dengan kekuatan mereka masing2.


"Itu bisa aku singkirkan" kata kapak. Pukulan2nya keras sekali menghantam baja yang kuat & keras juga itu. Tapi tiap bacokan hanya membuat kapak itu semakin tumpul sendiri sehingga sampai ia berhenti.

"Sini biar aku yg urus" kata gergaji. Dengan gigi2 yang tajam tanpa perasaan, iapun mulai menggergaji. Tapi alangkah kaget & kecewa ia, semua giginya jadi tumpul dan rontok.

"Apa kubilang" kata palu. Kan aku dah ngomong, kalian takan bisa. Sini, sini kutunjukan caranya" Tapi baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap tak berubah. "Boleh aku coba?" tanya nyala api. Dan iapun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk dan mendekapnya erat2 tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itupun meleleh dan cair.

...

Sahabat, Ada banyak hati cukup keras untuk melawan kemurkaan dan amukan kemarahan demi harga diri. Tapi jarang ada hati yang tahan melawan api cinta kasih yang hangat. Betapa arif dan bijak ada dalam sebuah kelembutan dan kehangatan, seperti api mencairkan hati yang dingin. Ah.... tak ada yang tahan menampik cinta dan kasih sayang...

Mengutip kata-kata Pak Mario Teguh :
Hatimu yang mudah merasa kasihan itu
tidak lemah, tetapi justru tanda
bahwa engkau adalah jiwa yang disiapkan
bagi peran pelayanan yang besar.

Hati yang kasar dan kejam
tidak akan mampu mengemban tugas
untuk membahagiakan sesama.

Hatimu yang mudah pedih
melihat penderitaan sesama itu
adalah rahmat Tuhan.

Bersyukurlah,
dan segeralah gunakan rahmat itu
dalam pekerjaan yang membaikkan
hidup banyak orang.

Salam Super dan Motivasi...! ^_^
...
By, CCM.

Read more...

RENUNGKANLAH

Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata para pakar, Sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA!
Karena kesuksesan terbesar ADA pada DIRI ANDA SENDIRI.
Seperti contoh berikut ;


==>>Sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum.

==>>Kesuksesan Anda kedua
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat.

==>>Sukses Anda ketiga
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi sarjana, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP.

==>>Sukses Anda keempat
Ketika Anda mempunyai pekerjaan, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran.

==>>Kesuksesan Anda yang kelima
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya.

Sukses terjadi setiap hari, namun Anda tidak pernah menyadarinya. Saya sangat tersentuh ketika menonton film "Click!" yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal. Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya...

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan. Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia...

Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, Pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi. Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, saleh & selalu rendah hati.

Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur. Pernahkah Anda menyadari?

Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll. Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh. Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda.

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!! Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa. Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun. Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dengan segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja.
Oh... ternyata... Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat suami / istri / kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Anda.
From milis tetangga.

Read more...

Oktober 14, 2010

Sejarah SMAN 1 kalianda

SMAN 1 kalianda

SMAN 1 Kalianda didirikan 14 Juli 1981 berdasarkan surat keputusan Menteri Kependidikan dan Kebudayaan dengan Nomor SK No.0219/ O/1983, kegiatan belajar mengajar dimulai tahun 1981 dan terakreditasi B berdasarkan surat keputusan badan akreditasi sekolah Propinsi Lampung pada tanggal 11 Agustus 2005. Sejak tahun 2006 SMA N. 1 Kalianda di tunjuk menjadi salah satu sekolah rintisan sekolah standar Nasional di Lampung Selatan dan menjadi sekolah tempat pencangan kantin kejujuran untuk tingkat kabupaten Lampung Selatan


SMA Negeri 1 Kalianda Lampung Selatan terletak di paling ujung pulau Sumatera yang berbatasan dengan selat Sunda dengan jarak + 80 km dari Bandar Lampung. Dan terletak di tengah-tengah kota Kalianda. Walaupun terletak di kabupaten yang kecil, namun SMAN 1 Kalianda tak kalah hebatnya dengan sekolah-sekolah lain yang ada di pusat lampung. Banyak prestasi-prestasi yang telah di raihnya, dan juga banyak alumni yang diterima di PTN, PTK, PTS ternama, Bahkan sudah ada alumni yang sukses.

SEJARAH KEPEMIMPINAN SMA N 1 KALIANDA
Drs. MUHAMMAD SALEH tahun 1981 s.d tahun 1994
Drs. TADJUDDIN NOOR tahun 1994 s.d tahun 1999
Drs. RATMAN JAIS tahun 1999 s.d tahun 2000
Dra. Hj. ASLAWATI AGIM, M.Sc, MM tahun 2000 s.d tahun 2001
Drs. ISMAIL FATTAH tahun 2001 s.d tahun 2006
Dra. NAILATUL HIDAYAH tahun 2006 s.d 2010
Drs. Mawardi tahun 2010 s.d sekarang

Guru-Gurutampak depanosis

Read more...

Oktober 02, 2010

Kesaktian Pancasila..??

Tepat sehari yang lalu, yaitu 1 oktober 2010 kembali kita bangsa Indonesia merayakan sebuah acara yang bisa dikatakan sekedar seremonial kenegaraan yang dikenal dengan Hari Kesaktian Pancasila, yang udah 45 tahun di rayain turun-temurun oleh bangsa kita sejak pemberontakan G30S/PKI. Itulah sebabnya Kemunculan peringatan "Kesaktian Pancasila" yang disebabkan oleh gagalnya misi kaum Komunis mengganti dasar negara Indonesia. Karena kegagalan itulah selanjutnya Pancasila dianggap sakti, atau justru Pancasila kemudian dibikin sakral dan dianggap sakti.

Garuda Pancasila

Dan, apa emang saat ini Pancasila itu masih sakti? Seperti-nya sih tidak !!!. Terlepas dari makna kesaktian Pancasila itu sendiri. Kalau menurut ane saat ini, ternyata Pancasila itu sedang sakit keras bahkan juga mungkin sedang sedih dengan keadaan yang lagi terjadi di negara kita ini. Kalau kita telusuri dan pelajari, tiap isi dari Pancasila memiliki makna yang sangat dalam kalau emang kita menghayati-nya apalagi kalau emang kita ngelaksanain-nya sesuai dengan yang dirumusin oleh pahlawan-pahlawan bangsa di tahun 45 dulu, tapi kenyataan-nya saat ini, semua itu non sense, semua itu bohong, dan bahwa hampir seluruh komponen bangsa ini, ya pemerintahnya, ya rakyatnya juga tidak berjalan di atas dasar negara yaitu Pancasila yang seharusnya.

Ada yang bilang bahwa saat ini, di negara ini ideologi telah mati. Ya, pancasila sebagai ideologi negara pun ikut-ikutan mati, jadi apanya yang sakti. Sejak reformasi satu persatu asasnya dipreteli oleh rakyatnya sendiri. Kalau kita mencoba mengkonfrontasikan isi dari Pancasila itu sendiri dengan keadaan pada saat ini, maka kita akan menemukan banyak sekali kejanggalan-kejanggalan.

Sila pertama, "Ketuhanan Yang Maha Esa"
Kalangan agamawan yang sukanya bermain di wilayah ekstrim dan radikal akan bilang bahwa sila pertama itu mengajarkan kemusyrikan. Ketuhanan dianalogikan dengan kepulauan, jika Indonesia yang berjajar pulau-pulau itu disebut negara kepulauan, maka ketuhanan berarti berjajarnya tuhan-tuhan. Karena itu kemudian asas-asas organisasi yang muncul setelah reformasi kembali menggunakan asas agama, dan mengelukan Tauhid dan mencerca pancasila.

Sila kedua, "Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab"
Bahwa Kemanusiaan Yang Adil itu adalah suatu bentuk tindakan yang seharus-nya benar terhadap keseimbangan yang hakiki atas semua aspek-aspek yang berhubungan dengan kemanusiaan. Dan Kemanusiaan Yang Beradab itu adalah kulturalisasi bangsa yang memiliki sifat menghargai sesama, memiliki budi bahasa yang halus dan tidak kasar, dan bisa menerima perbedaan-perbedaan yang ada disekitar kita. Tetapi, kita bisa pastikan bahwa kemanusiaan yang adil di Indonesia ini hampir menuju ke persentase 0%, karena masih banyak sekali pemaksaan-pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung-jawab dan penekanan-penekanan secara fisik dan moral terhadap yang lemah tidak ubah-nya seperti di hutan. Dan sial-nya banyak dari kita hanya tutup mata melihat ketidakadilan itu. Bagaimana dengan kemanusiaan yang beradab?. Setiap orang mengaku-ngaku, berkoar-koar bahwa dia adalah manusia beradab; manusia yang tahu sopan santun; manusia yang tahu etika; dan manusia yang bisa menghargai sesamanya; makhluk yang paling tinggi derajat-nya dari makhluk apapun di dunia ini. Tapi, kenyataan-nya tidak sama sekali, bahkan banyak diantara kita yang dengan tega menghina dan menginjak-injak keberadaban dan hak asasi orang lain.

Sila ketiga, "Persatuan Indonesia"
Boro-boro persatuan, yang ada justru penyeragaman. Padahal jelas-jelas “motto” negara kita bhineka tunggal ika, atau bahasa kerennya unity in diversity. Tapi apanya yang persatuan, justru atas nama persatuan yang terjadi adalah penyeragaman terhadap perbedaan. Akhirnya konflik pun terjadi, otoritas-otoritas yang mengaku otoritatif berupaya membelenggu orang-orang yang berbeda dari arus mainstream dengan sikap-sikap koersif. Pemerintah yang semestinya menjunjung tinggi undang-undang dan menaungi semua golongan, justru terkadang berpihak pada mereka yang disebut mayoritas.

Sila keempat, "Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan"
Sila keempat lebih memilukan dan memalukan kalau melihat tingkah laku anggota dewan, mereka yang menjadi orang-orang pilihan rakyat, justru malah mengecewakan. Terutama yang disoroti soal kinerja, dan aktifitas boros seperti plesir ke luar negeri, dan menghamburkan uang untuk proyek-proyek yang memakai istilah rakyat dan aspirasi. Sila keempat ini pun sama tidak saktinya dengan sila kelima yang katanya merupakan pokok pikiran utama dari ekonomi kerakyatan di negeri dengan 240 juta jiwa ini.

Sila kelima, "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Benarkah? Dalam bidang ekonomi saja, sulit untuk menentukan makna keadilan, pemerintah musti sibuk membela diri bahwa standar nominal rakyat miskin versi mereka paling valid ketimbang milik PBB dan pihak asing lainnya. Terus kapan mau bertindak? Sudah kok, pemerintah sudah bertindak lewat BLT, konversi minyak tanah, kenaikan harga sembako, perjanjian perdagangan bebas, ekspor buruh migran, dsb. Jadi semestinya keadilan sosial, minimal dalam bidang ekonomi sudah merata dan mensejahterakan rakyat Indonesia, tapi kalau nyatanya tidak, ya mungkin pancasilanya belum sakti.

Ideologi telah mati, mungkin teori ini ditolak mentah-mentah oleh Slavoj Zizek yang berpendapat bahwa selama realitas itu ada, maka ideologi akan tetap ada. Tetapi di negara ini terlalu banyak ide-ide yang dianggap ideal dan disakralkan oleh manusia-manusianya, sakti atau tidak saktinya ideologi dikarenakan manusianya sendiri, manusia yang membuat pancasila menjadi sakti, atau tidak sakti. Oleh karena itu ketika terjadi ketimpangan, rakyat dipaksa untuk sesuai, dan menyesuaikan diri. Manusianya yang sakti atau ideologinya?

"Duka bagi Nusantara, Bangsa Indonesia"

Sahabat, mari sejenak kita renungkan atas semua kejadian-kejadian yang terjadi selama ini. Bangsa Indonesia tidak hentinya saat ini kembali berduka, sang maha sekiranya kami mengerti apa dosa Bangsa ini? Sebegitu berdosanya kah bangsa ini? Hingga tiap waktu yg berputar harus kembali menemui kedukaan.

Musibah & bencana tiada henti menyambangi Bangsa yg besar yg bernama Indonesia. Gempa Sumbar setahun yg lalu dan belum hilang dari ingatan, banjir bandang Mandailing Natal. Dalam waktu + 2 minggu ini kebakaran di beberapa daerah melanda hutan & gunung. Untuk Jakarta sendiri sedang tercekam oleh kekerasan antar golongan. Satu sisi lg berbagai media menggambarkan sifat kerakusan & ketamakan manusia, mulai dari korupsi, kisruh kepentingan, dagelan politik, perusakan alam, kesenjangan sosial ekonomi (kemiskinan bahkan kelaparan) & berbagai sorotan yg membuat miris.

Setimpal kah berbagai kerakusan & ketamakan segelintir manusia di negeri ini dengan fenomena alam yg terjadi? Ya dan PANTAS ALAM MULAI MURKA... Jangan kambing hitamkan gempa dengan kajian ilmiah.. Tapi kajilah dengan agama-mu (apapun agamamu) kajilah dengan nilai luhur budayamu (apapun suku & budayamu), TANYA KENAPA KEMURKAAN ALAM INI TERJADI, bacalah... Situasi kondisi ruang waktu dimensi yang terjadi di Bangsa ini...
Sebuah Bangsa yg besar yg murung...
Sebuah Bangsa yg besar yg mundur...
Sebuah Bangsa yg besar yg bodoh...
Sebuah bangsa yg besar yg tak beradab...
Dan lain2nya...
PANTASKAH KITA SEBAGAI BANGSA YG BESAR MENYANDANG ITU SEMUA..!!!
Ayolah.. kita sadari alam pun mencatat atas kerakusan & ketamakan yg terjadi, Tuhan yg maha esa mempunyai kehendak atas semua yg terjadi..

Innalillahi wa innalilaihi rojiun..
Atas duka bangsa ini, untuk semua sahabat beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, semua suku yg ada dalam kebhinekaan ayo kita renungkan dengan kepercayaan masing-masing doakan agar bangsa ini terlepas dari musibah dan bencana, untuk sebuah Bangsa yg besar yg bernama Indonesia

Saya mengajak para sahabat IKASSAKA'08 or siapapun Anda yang membaca artikel ini, untuk merenungi semua yg terjadi di Negara kita Bangsa yg kita cintai.. Memang terdengar naif & seakan saya terlalu sempurna & bijak untuk ajakan ini.. Atas dasar kecintaan tanah air dan Bangsa Indonesia, perenungan ini saya persembahkan.. Semoga kesadaran dari hati yg terdalam menjadikan kita sebagai manusia yg penuh syukur dan menghargai sebuah bangsa yg besar yg bernama Indonesia, semoga Allah swt Tuhan yg maha esa meridhoi perenungan ini...

Putarlah Lagu syukur diatas sebagai "Sebuah Renungan di Hari Kesaktian Pancasila", tundukkan kepala dengar dan renungkanlah..
Sumber, ter-inspirasi oleh kawan kaskuser dan mencoba untuk menulis ulang dan menambahkan beberapa kalimat. Semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua, satukan kata.. satukan hati.. untuk semboyan or motto Indonesia "Bhineka Tunggal Ika"

Read more...

ShoutBox

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Jika sahabat ingin artikel atau Infonya ditampilkan disini, Hubungi saja admin blog ini.. terimakasih ^_^

Blogger ANGKASA

Info

Bagi sahabat ikassaka'08 yang
punya info terbaru dan terkini,
bisa hubungi admin
untuk tindak lanjutnya.

Terimakasih


sahabat ikassaka'08 mari
kita rapatkan kembali barisan kita
untuk menuju tujuan kita bersama dengan cara update info
atau eksis disini ataupun di Fb

Terimakasih


sahabat ikassaka'08 mari kita
diskusikan bersama tentang jaket
almameter dengan cara turut hadir
atau eksis di group ikassaka'08 via Fb.

Terimakasih


Followers