IKASSAKA'08

rss

RecentPost

IKASSAKA'08

IKASSAKA'08 IKASSAKA'08 adalah suatu organisasi dari perkumpulan anak-anak alumni SMA N 1 Kalianda angkatan 2005.
Profil Lengkapnya
Hot News On The Fb IKASSAKA'08   »   Jaket Almameter - Lampirkan Biodata Sahabat - Segara lampirkan biodata sahabat ikassaka'08 agar dapat segera untuk di up date artikel biodatanya -

September 29, 2010

Tanoto Test, motivation Letter

Besok tahap ke-2 psikotest beasiswa tanoto, Alhamdulillah saya lulus seleksi berkas, salah satu seleksi berkas adalah membuat motivation letter, itu pengalaman pertama buat saya. Tahun kemarin gagal seleksi tahap awal, tahun ini mudah-mudahan lulus. Persiapkan diri dengan baik, berusaha sebaik-baiknya.
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap" (QS. Alam Nasyrah 5-8) . Do'a teman-teman, sangat saya harapkan.
Bismillah, ini motivation letter saya.


Motivaton letter
Salam. Masih ingat 2,5 tahun yang lalu sewaktu saya duduk di lantai dapur sembari asyik mengisi formulir untuk mendaftar lewat jalur tanpa tes di 2 PTN di negri ini. Ayah saya berkata sambil menyeruput teh daun seri yang beliau percaya mampu mengurangi hypertensi yang beliau derita. Kalau ingin kuliah sebaiknya mempertimbangkan 3 hal, yang pertama kondisi finansial orang tua, seberapa besar prospek lapangan pekerjaan yang nantinya akan digeluti dan yang terakhir kemampuan akal si anak itu sendiri. Mendengar itu saya agak terpengaruh, paradigma saya selama ini memandang bahwa belajar atau kuliah tujuannya adalalah mencari ilmu karena kesenangan tersendiri saat mempelajarinya juga untuk mensentosakan pikiran. Rezeki tentu akan mengalir dengan sendirinya jika kita berilmu pengetahuan, pun juga kesuksesan akan mengikuti. Tapi perkataan ayah tidak bisa saya ke sampingkan, dibekali brosur-brosur PTN di tangan saya, saya mulai mencari jurusan yang saya minati dan saya yakini mampu, lapangan pekerjaan yang masih lebar, serta sesuai dengan kantong ayah. Sehingga saya memilih jurusan Gizi Masyarakat di IPB dan pilihan lain di PTN yang satu lagi. Alhamdulillah berkat ridho Allah, sekarang saya diterima di jurusan Gizi Masyarakat IPB, luar biasa.

Ketika ditanya apa yang anda ingin lakukan dalam 5 tahun setelah anda lulus, maka pikiran saya tidak jauh-jauh dari menikah, melanjutkan sekolah S2 di dalam atau di luar negri. Saya tertarik mendalami bidang ilmu biokimia gizi, antropologi gizi dan ilmu gizi manusia. Jika tidak, saya akan kembali ke kota tempat saya tinggal yaitu di kalianda. Sederhana sekali, karena di kalianda ahli gizi masih minim, saya dapat bekerja sebagai ahli gizi di rumah sakit atau pemda setempat. Selain itu, saya juga berkeinginan memperkenalkan teknologi-teknologi sederhana (tepat guna) yang dikembangkan IPB ke daerah tempat saya berasal. Misalnya teknologi pembutatan pupuk cair, kincir angin savonius untuk pembangkit listrik, tungku sekam dan lain sebagainya yang saya pikir sangat sesuai dengan keadaan masyarakat agraris sekaligus maritim di daerah tempat saya berasal.

Sebelum kuliah di IPB saya sudah memiliki beberapa mimpi, keinginan mewujudkan mimpi itu juga semakin kuat tatkala duduk di Tingkat Persiapan Bersama (TPB) IPB, saya mengikuti seminar-seminar motivasi yang murah meriah, karena di IPB hampir tiap minggu diselenggarakan seminar-seminar, tentu kesempatan tersebut tidak saya sia-siakan. Ada seminar yang terasa mengetuk hati dan semangat untuk mewujudkan mimpi (sekolah ke luar negeri) di mana sebelumnya mimpi itu terasa mustahil bagi anak daerah seperti saya, pembicara di seminar itu berkata “tulis mimpi-mimpi anda dan bergeraklah untuk mencapainya, jika ditulis dalam ingatan saja maka pasti anda akan LUPA”,. Jreng. . . ! dahsyat sekali efek perkataan pembicara itu. Orang tua juga turut menginspirasi saya, ayah-ibu merupakan orang tua terbaik bagi saya dan saya tak akan menyia-nyiakan rupiah demi rupiah yang mereka kirimkan pada saya. Begitu juga dengan guru-guru SD hingga para dosen di IPB yang dengan tulus mendidik meski tidak pernah tahu apakah saya akan menjadi orang baik ataukah tidak. Teman-teman di sekeliling saya yang mampu melihat sisi baik dari segala hal ketika saya terjatuh, dan tak ketinggalan zat sumber inspirasi itu sendiri yakni Allah SWT. yang kelewat sering saya meminta tapi kadang-kadang saya lupa berdoa ketika bangun tidur sebagai rasa syukur karena masih diberi kehidupan.

Ada beberapa langkah dan kegiatan yang telah saya lakukan untuk rencana 5 tahun saya di atas. Berdo’a tentu saja yang pertama dan berikhtiar yang kedua, berdoa itu mudah dan gratis. Allah pun telah berjanji akan mengabulkan permintaan hamba yang berdoa pada-Nya, setelah berdoa segala sesuatu akan terasa lebih menyenangkan untuk dilaksanakan. Adapun ikhtiar-ikhtiar yang saya lakukan antara lain terus berusaha memperbaiki diri, menjadikan diri ini lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Belajar dengan tekun sehingga kelak mampu menjadi ahli gizi yang handal dan kompeten. Mengikuti organisasi yang saya pilih untuk mengasah softskill, terutama manajemen dan public speaking. Belajar bahasa inggris otodidak dengan buku-buku English grammar, saya berencana kursus bahasa inggris tapi keadaan belum memungkinkan, oh ya untuk belajar saya juga hobi menonton film berbahasa inggris. Tentang keinginan saya memperkenalkan teknologi-teknologi sederhana (tepat guna) yang dikembangkan IPB ke daerah tempat saya berasal. Saya sudah sedikit-sedikit memulainya, misalnya saat liburan saya membawa tungku sekam IPB dan buku cara membuat pupuk cair agar bisa dipakai masyarakat. Senang rasanya melihat masyarakat dapat mandiri dan menerapkan teknologi-teknologi tepat guna dalam aktivitas hidupnya. Oh ya, satu lagi masalah menikah, saya percaya Allah SWT akan memilihkan seseorang yang tepat, yang penting dia solehah dan lucu agar saya bisa kelihatan lebih muda.

Terakhir, ada perkataan rekan saya yang terngiang-ngiang di benak saya, “yang utama bukan seberapa besar mimpi-mimpi anda, tapi seberapa besar diri anda untuk mimpi-mimpi anda”. Ini merupakan pengalaman pertama saya menulis motivation letter, mohon maaf bila ada kekurangan. Terima kasih sudah membaca.

By, Tunggul Waloya
Note from Tunggul

Read more...

September 28, 2010

Biografi dari Jerry Yang

Jerry Yang Jerry Yang adalah salah satu pendiri dan pemimpin dari Yahoo!, salah satu situs terbesar di Internet. Tidak banyak informasi yang bisa didapatkan mengenai perjalanan hidup Yang. Jerry Yang dilahirkan pada tahun 1968 di Taipei, Taiwan, dengan nama Yang Chih-Yuan. Saat usianya menginjak 10 tahun, Yang Chih-Yuan dan keluarganya pindah ke Amerika, dan Yang Chih-Yuan merubah namanya menjadi Jerry Yang. Sejak saat itu, Yang dibesarkan di San Jose, California. Saat dia pertama masuk sekolah di San Jose, dia hanya memiliki satu kosakata bahasa Inggris, shoe (sepatu). Yang berkata bahwa dia adalah murid yang malas, dengan tingkat konsentrasi yang rendah. Namun, dia dapat 'sukses' di bidang akademisnya.


Yang masuk sebagai mahasiswa tingkat sarjana di Stanford pada tahun 1990, dan mendapatkan gelar sarjana muda dan master dalam waktu 4 tahun. Kemudian dia melanjutkan pendidikan doktornya, hingga dia bertemu dengan David Filo. Saat Mereka mulai menyukai kegiatan surfing di internet, hingga menghabiskan waktunya berjam-jam berada di depan komputer, dan aktifitas belajar mereka terbengkalai. Pada bulan februari 1994, mereka membuat panduan pada sebuah trailer kampus agar mereka tetap dapat melanjutkan kesenangan mereka terhadap internet. Dalam waktu singkat, mereka telah lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat link-link favorit dari pada membuat desertasi program doctor mereka. Akhirnya, list yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak, sehingga mereka membaginya menjadi kategori-ketegori, dan saat kategori-kategori itu pun tidak memenuhi, dibuat juga sub-sub kategori. Lahirlah konsep awal dari Yahoo!.

Situs yang mereka buat itu berjudul "Jerry's Guide to the World Wide Web", tetapi kemudian setelah mencari nama yang dianggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan untuk menggunakan nama Yahoo, yang merupakan singkatan dari "Yet another Hierarchical Officious Oracle". Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di internet, seperti halnya altavista.

Pada awalnya, Yahoo! ditempatkan di workstation mahasiswa milik Yang, "Akebono" dan softwarenya pada komputer milik Filo, "Konishiki" -keduanya merupakan nama dari pegulat sumo legendaris. Dan, yang mengakses ke direktori Yahoo! hanya Yang, Filo, dan beberapa teman dekat mereka di Universitas Stanford. Namun, dari obrolan mulut ke mulut, orang mengakses ke Yahoo! menjadi semakin banyak. Mengetahui bahwa orang yang mengakses ke Yahoo! menjadi sangat banyak, mereka akhirnya menjadikan Yahoo! sebagai bisnis.

Saat ini, kita telah mengenal Yahoo! sebagai salah satu situs terbesar di Internet, yang menyediakan berbagai fasilitas. Yahoo! telah memiliki kantor di Eropa, Asia, Amerika latin, Australia, Kanada dan Amerika Serikat.
Sumber : Indra Hermawan

Read more...

Kisah Nyata dari Seorang "Frank Slazak"

Semoga kisah nyata dari seorang Frank Slazak ini dapat memotivasikan diri kita semua untuk selalu tidak menyerah dan berputus asa begitu saja. Baiklah sahabat langsung saja kita simak kisahnya..

Frank Slazak

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot.


Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Aku sangat yakin bahwa akulah yang akan terpilih. “ Tuhan, biarlah diriku yang terpilih karena itu adalah anugerah yang terbesar dalam hiduku!” , begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam ?

Aku berpaling pada ayahku. Dan katanya: “Semua terjadi karena suatu alasan.”

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? 73 detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak... dan menewaskan semua penumpang.

Saat itulah aku menangis, dan perasaan kesal dan marah kepada Tuhan hilang…yang ada adalah perasaan yang sangat bahagia dan tersanjung…bahwa Tuhan benar-benar sayang kepada diriku.

Frank Slazak

Aku teringat kata-kata ayahku: “Semua terjadi karena suatu alasan.” Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang….
Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

(Sumber : Anonymous)

Sahabat,
Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:
1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

Sahabat, Andaikan manusia memahami maksud dari berdoa maka sangat kecil kemungkinan untuk berputus asa.. Ingat dan renungkanlah perkataan dari Ayah Frank Slazak, bahwa "sesuatu terjadi untuk suatu alasan". Tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita.. Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita.

Dikutip dari http://ceceem.blogspot.com/

Read more...

ShoutBox

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Jika sahabat ingin artikel atau Infonya ditampilkan disini, Hubungi saja admin blog ini.. terimakasih ^_^

Blogger ANGKASA

Info

Bagi sahabat ikassaka'08 yang
punya info terbaru dan terkini,
bisa hubungi admin
untuk tindak lanjutnya.

Terimakasih


sahabat ikassaka'08 mari
kita rapatkan kembali barisan kita
untuk menuju tujuan kita bersama dengan cara update info
atau eksis disini ataupun di Fb

Terimakasih


sahabat ikassaka'08 mari kita
diskusikan bersama tentang jaket
almameter dengan cara turut hadir
atau eksis di group ikassaka'08 via Fb.

Terimakasih


Followers